Friday, April 13, 2007

Apa sih gempa ????

By Imas Nurzanah

Dengan banyak kejadian gempa disana-sini buat kita jadi parno takut klo tiba – tiba gempa datang dan menimpa kita.

Kita lagi tidur tiba – tiba tempat tidur kita terasa bergoyang, terus lihat lampu di langit – langit juga berayun – ayun, dan yang paling terasa adalah rasa pusing dikepala kita, itu adalah salah satu gejala yang kita rasakan bila terjadi gempa. Gempa itu terjadi karena adanya pergeseran tiba-tiba dari lapisan tanah di bawah permukaan bumi.

Dengan banyak kejadian gempa disana-sini buat kita jadi parno takut klo tiba – tiba gempa datang dan menimpa kita.

Kita lagi tidur tiba – tiba tempat tidur kita terasa bergoyang, terus lihat lampu di langit – langit juga berayun – ayun, dan yang paling terasa adalah rasa pusing dikepala kita, itu adalah salah satu gejala yang kita rasakan bila terjadi gempa.

Gempa itu terjadi karena adanya pergeseran tiba-tiba dari lapisan tanah di bawah permukaan bumi.Ketika pergeseran itu terjadi, timbul getaran yang disebut gelombang seismik. Gelombang yang menjalar ini akan menjauhi fokus (sumber gempa) ke segala arah di dalam bumi yang mana getarannya bisa merusak apa saja yang dilewatinya. Besarnya daya rusak ini tergantung pada kekuatan sumber gempa dan jarak fokus. Selain itu juga kerusakan yang didakibatkan gempa dipengaruhi juga oleh kualitas bangunan dan jenis tanah, jika jenis tanah nya tidak stabil dan bahan konstruksi jelek makin parah kerusakan yang timbul akibat gempa tersebut.

Gempa itu ada bermacam – macam, kalo yang kecil mungkin hanya menyebabkan lampu gantung bergoyang – goyang atau kita merasa pusing sedikit tapi bila gempa itu besar bisa menyebabkan bangunan - bangunan runtuh dan jalan – jalan retak.

Hal – hal yang harus dilakukan pada saat gempa terjadi

Ketika gempa bumi terjadi usahakan agar kita tidak panik, karena dengan sikap panik ini akan menimbulkan tindakan –tindakan yang tidak terkontrol. Usahakan kita tenang pada saat gempa itu datang, kemudian kita cari tempat aman atau perlindungan yang bisa menghindarkan kita dari reruntuhan bangunan atau bahaya – bahaya lain yang mungkin timbul selama gempa itu terjadi.

Di dalam Ruangan

  1. Berlindung di bawah meja dengan posisi jongkok
  2. Bila tidak ada meja lindungi kepala dengan bantal, tas atau benda lain yang dapat melindungi diri dari benturan benda keras
  3. Jauhi rak – rak dan jendela berkaca

Di luar Ruangan

  1. Jauhi bangunan, dinding, tiang listrik, papan reklame dan bangunan yang mungkin bisa rubuh
  2. Jongkoklah ditempat terbuka, lindungi kepala

Di Pusat Keramaian

  1. Ambil tindakan untuk melindungi diri sendiri
  2. Jangan panik atau berebutan menuju pintu keluar karena hal ini bisa membahayakan diri
  3. Perhatikan baik – baik pengumuman atau arahan dari orang yang berwenang ditempat itu tentang apa yang harus dilakukan
  4. Jangan memilih untuk menggunakan tangga berjalan ataupun lift sekalipun keduanya masih berfungsi. Gunakan tangga biasa atau tangga darurat.

Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil

  1. Hentikan mobil dan matikan mesin, keluar, turun dan menjauh dari mobil.
  2. Perhatikan tempat anda berpijak jika ada retakan hindarilah
  3. Jika anda dipantai, jauhilah pantai untuk menghindari tsunami
  4. Jika anda ditempat pegunungan hindari daerah yang kemungkina terjadi longsoran

Setelah gempa berhenti dan keadaan aman, lakukanlah hal – hal berikut :

  • Bila anda berada didalam gedung, segera keluar
  • Periksalah keadaan diri anda apakah terluka atau tidak
  • Lakukan pertolongan P3K bila terjadi luka, jika terjadi luka serius minta pertolongan ke rumah sakit terdekat
  • Periksa lingkungan sekitar anda
  • Periksa apabila terjadi kebakaran
  • Bila dalam ruangan tercium bau gas, tutuplah katup utama gas lalu segera menjauh dari tempat itu
  • Periksa kembali terjadi arus pendek
  • Usahakan terus memantau perkembangan gempa yang terjadi melalui radio dan televisi.